Kamis, 15 Februari 2018 - 00:00:00 WIB
LAPORAN AWAL DANA KAMPANYE (LADK): ALI-SAKTI TERTINGGI, AHYAR-MORI TERENDAH
Diposting oleh Admin KPU :
Kategori: Berita KPU Provinsi NTB - Dibaca: 2511 kali

Mataram, NTB - Pada hari terakhir penyerahan Rekening Khusus Dana Kampanye (Reksus) dan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018 yaitu tanggal 14 Februari 2018, sampai dengan Pukul 18.00 Wita, semua pasangan calon telah memenuhi kewajibannya menyerahkan Reksus dan LADK.

Dari 4 Pasangan Calon yang menyerahkan Reksus dan LADK, tercatat LADK tertinggi adalah LADK Pasangan Calon Ali-Sakti sebesar Rp. 10 Milyar, diikuti Pasangan Calon Suhaili-Amin sebesar Rp. 812,3 juta, selanjutnya Pasangan Calon Zul-Rohmi sebesar Rp. 100 juta, dan yang terkecil adalah Pasangan Calon Ahyar-Mori Sebesar Rp. 40 juta.

Pada tanggal 14 Februari 2018 masing-masing Tim Penghubung Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur silih berganti mendatangi Help Desk dana Kampanye di Kantor KPU Provinsi NTB.

Masing-masing Tim Penghubung memang menyadari bahwa penyerahan Reksus dan LADK merupakan kewajiban yang jika tidak ditunaikan dapat menyebabkan pembatalan pasangan calon sebagai peserta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Karena itu, meskipun Reksus dan LADK belum lengkap, namun Tim Penghubung memanfaatkan hari terakhir tersebut untuk hadir terlebih dahulu, sambil melakukan konsultasi untuk melengkapi dokumen, agar terhindar dari resiko pembatalan calon.

KPU Provinsi NTB mengambil sikap proaktif dalam menuntaskan penerimaan Reksus dan LADK Pasangan Calon. Tim Penghubung Paslon yang belum hadir di Help Desk KPU NTB dihubungi terus-menerus, dengan tujuan untuk mengingatkan kewajiban paslon menyerahkan Reksus dan LADK, dan mengingatkan resiko pembatalan Calon jika Tim Penghubung Lalai dalam memenuhi Kewajibannya. Ini semata-mata bentuk pengejawantahan motto "KPU melayani", Kata Ketua KPU Provinsi NTB, Lalu Aksar Ansori.

0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)