PILPRES DI NTB MERIAH

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014 sebagai implementasi sistem pemerintahan presidensial dan perwujudan demokrasi berjalan lancar, aman, damai, dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Beberapa strategi yang dilakukan KPU NTB untuk mendorong partisipasi masyarakat menyambut pemilu presiden 2014 adalah himbauan melalui media massa dan tempat-tempat ibadah. Ketua KPU Provinsi NTB Lalu Aksar Ansori dalam himbauannya melalui media elektronik atau radio mengajak masyarakat untuk datang dan gunakan hak pilihnya pada 9 Juli 2014 mulai jam 07.00 sampai dengan 13.00. Sementara itu ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan SDM KPU Provinsi NTB Agus,M.Si menyatakan yang menarik dari pilpres kali ini adalah seluruh Masjid, Mushola mengumumkan pada masyarakat untuk datang ke TPS pada hari pemungutan suara itu. Saya mendengar di kampung saya jam 06.00 sudah ramai pengurus Masjid dan Mushola mengumumkan pada masyarakat. Saya kira ini adalah kearipan lokal yang patut dikembangkan mengingat Lombok terkanal sebagai pulau seribu masjid, maka kita manfaatkan masjid sebagai media sosialisasi tandas Agus.

Di tempat terpisah Ketua Divisi Teknis Pemilu Suhardi Soud,SE mengemukakan dalam pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 ini terdapat empat kategori pemilih, yakni; DPT, DPTb, DPK dan DPKTb. DPT merupakan pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap dan memilih pada TPS tempat mereka terdaftar dengan membawa undangan memilih atau C6. Jumlah DPT NTB sebanyak 3.522.697. Kemudian DPTb merupakan pemilih yang terdaftar dalam DPT tetapi karena lain hal mungkin karena tugas dan lain-lain mereka memilih di TPS lain. Pemilih seperti ini baru bisa menggunakan hak pilihnya apabila membawa surat pindah memilih atau A5. DPK itu pemilih yang tidak masuk dalam DPT, mungkin karena petugas kita di desa lupa mendaftarnya pada waktu pemutakhiran daftar pemilih menuju DPT. Nah DPK ini memilih di TPS tempat dia didaftarkan, hanya saja untuk menjaga keseimbangan jumlah pemilih dalam TPS, pemilih DPK ini didistribusikan oleh PPS pada TPS-TPS yang masih memungkinkan. Jumlah DPK di NTB sebanyak 8.893 orang. DPKTb  merupakan pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT maupun DPK tetapi boleh memilih dengan menunjukkan KTP atau identitas lainnya kepada petugas KPPS pada saat pemungutan suara. Hanya saja khusus DPKTb ini baru boleh memilih setelah jam 12.00. Demikian pernyataan Suhardi Soud.

Dari sisi kesiapan logistik pemilu, Ketua Divisi Logistik Pemilu Hesti Rahayu, ST,MM mengatakan memang dua hari sebelum pemungutan suara kita sempat khawatir dengan ketersediaan logistik. Namun Alhamdulillah berkat kerja keras teman-teman Sekretariat akhirnya seluruh kebutuhan logistik pemilu dapat terpenuhi. Dan saya pantau pemungutan suara tadi pagi sampai siang tidak ada keluhan dari masing-masing TPS. Ini artinya pengadaan dan pendistribusian logistik pilpres ini sudah tepat jumlah dan tepat sasaran. Demikian disampaikan Hesti Rahayu. Pada aspek kepastian hukum sebagai salah satu asas penyelenggaraan pemilu, Divisi Hukum dan Pengawasan Yan Marli,S.Pd.M.MPd mengatakan saya sangat puas dengan kerja teman-teman KPPS. Rata-rata mereka sudah memahami prosudur kerja pemungutan suara dan bisa mengisi formulir yang disediakan. Ini terbukti dari kondisi dilapangan bahwa teman-teman KPPS menyelesaikan pekerjaannya sampai mengantar ke PPS sekitar jam 15.00. Tentu kita berharap PPS, PPK, dan KPU Kabupaten/Kota dapat melakukan pekerjaannya dengan baik, cermat, independen dan profesional sehingga tidak menimbulkan kerawanan adanya gugatan di MK. Demikian disampaikan Yan Marli.

Setelah dilakukan pemungutan suara maka langkah selanjutnya adalah rekapitulasi. Agus, M.Si menuturkan bahwa Rekapitulasi Suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 dilakukan secara berjenjang. Pada tingkatan PPS dijadwalkan dari tanggal 10 sampai 12 Juli; di tingkat PPK tanggal 13 sampai dengan 15 Juli; di KPU Kabupaten/Kota dari tanggal 16 sampai 17 Juli, di tingkat KPU Provinsi tanggal 18 sampai dengan 19 Juli; dan Rekapitulasi Nasional di KPU RI tanggal 20 sampai dengan 22 Juli. Kami mengharapkan semua penyelenggara pemilu; PPS, PPK,dan KPU Kabupaten/Kota mematuhi jadwal ini agar kita tidak di tuduh melakukan pelanggaran adminsitrasi. Demikian disampaikan Agus. *****

  • LALU AKSAR ANSHORI, SP
    Ketua KPU Prov NTB
  • YAN MARLI, M.MPd., M.Pd
    Anggota KPU
  • H. ILYAS SARBINI, SH., MH
    Anggota KPU
  • SUHARDI SOUD, SE
    Anggota KPU
  • HESTY RAHAYU, ST., MM
    Anggota KPU
 
  • MARS ANSORI WIJAYA
    SEKRETARIS KPU PROVINSI NTB
  • I MADE MERTA ARTA, SH., MH
    KEPALA BAGIAN PROGRAM, DATA ORGANISASI DAN SDM
  • BAIQ NELLY YUNIARTI, AP., M.Si
    KEPALA BAGIAN KEUANGAN, UMUM DAN LOGISTIK
  • H. SUHAILI, SH., MH
    KEPALA BAGIAN HUKUM, TEKNIS DAN HUPMAS
  • MUHAMMAD TAJUDDIN, S.Sos., MM
    KEPALA SUB BAGIAN TEKNIS DAN HUPMAS
  • KIAGUS NOVIAN PRIBADI, ST
    KEPALA SUB BAGIAN SDM
  • RIDWAN, S.Adm
    KEPALA SUB BAGIAN UMUM DAN LOGISTIK
  • NINING WAHYUNI, SE
    KEPALA SUB BAGIAN KEUANGAN
  • ARMIANI BASRI, S.SOS
    KEPALA SUB BAGIAN PROGRAM DAN DATA
  • BAIQ AGUSTINA TRESNADEWI, SH
    KEPALA SUB BAGIAN HUKUM
 
 

Polling PPID

Apakah Saudara Puas Dengan Layanan Keterbukaaan Informasi KPU Provinsi NTB : SANGAT PUAS, PUAS, CUKUP, PERLU DITINGKATKAN?

Sangat Puas
Puas
Cukup
Perlu Ditingkatkan

Hasil Polling Web

Sangat Puas 67%
Puas 33%
Cukup 0%
Perlu ditingkatkan 0%
 
Aplikasi Android PPID KPU Provinsi NTB
C1 PILEG 2014
C1 PILPRES 2014
Sidalih
E-PPID
E-JDIH
LOGISTIK
Pilkada 2015
website KPU Kota Mataram
KPU LOMBOK BARAT
KPU Lombok utara
KPU Lombok Tengah
KPU Lombok Timur
KPU Sumbawa Barat
KPU Sumbawa
KPU Dompu
KPU Kabupaten Bima
KPU Kota Bima