SOSIALISASI PEMILU 2014: KPU NTB GOES TO CAMPUS

Foto untuk : SOSIALISASI PEMILU 2014: KPU NTB GOES TO CAMPUS

Cukup banyak jenis sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Provinsi NTB dalam mensosialisasikan pemilu 2014, mulai dari sosialisasi melalui media cetak dan elektronik, media luar ruang, tatap muka sampai dengan aksi turun ke jalan. Namun sosialisasi kali ini terlihat berbeda, karena KPU NTB melaksanakan kegiatan Goes to Campus di Universitas Muhammadiyah Mataram.

Anggota KPU rovinsi NTB, Prof. Ir. M.Qazuini, M.Sc. ketika membuka kegiatan mengatakan KPU Goes to Campus merupakan bentuk sosialisasi yang agak berbeda karena melalui kegiatan ini, KPU tidak hanya mensosialisasikan pemilu itu, tetapi lebih dari itu, kita mengharapkan dukungan kampus dengan tokoh akedemis dan kaum muda yang ada didalamnya untuk semakin peduli dan membantusosialisasi pemilu.

Kita menyadari, selama ini suara miring tentang ancaman golput seringkali muncul dari anak-anak muda yang notabene mahasiswa. Dengan kegiatan KPU Goes to Campus ini, secara perlahan kita ingin mengikis anggapan miring terhadap pemilu. Kita ingin memberikan pemahaman bahwa golput itu bukan tindakan bijak dan bukan solusi, bahkan cenderung merugikan diri sendiri. Kita ingin menumbuhkan kesadaran mereka bahwa melalui pemilu, generasi muda dapat berperan dalam mewujudkan kehidupan bangsa yang lebih baik dimasa depan.

Dengan pemahaman yang semakin baik tentang pemilu, yang lebih penting lagi kita berharap anak-anak muda secara mandiri maupun secara kolektif dapat ikut menyebarluaskan informasi pemilu dan mengajak teman dan keluarganya untuk mempergunakan hak pilihnya, jelas Qazuini.

 Turut terlibat sebagai peserta dalam KPU Goes to Campus kali ini sebanyak 100 orang mahasiswa dari berbagai jurusan dan bidang studi, dengan menghadirkan narasumber H. Ilyas sarbini, SH., MH., dari KPU Provinsi NTB, Agus. S.Sos., M.Si. dari KPU Kab. Lombok Tengah dan Iwan Tanjung Sutarna Akademisi Univ. Muhammadiyah Mataram,

            Diskusi cukup hangat dalam kegiatan ini antara lain mengenai Sistem Pemilu, Parliamentari Threshold, Alokasi Kursi dan Metode Konversi Suara. Ilyas Sarbini menjelaskan bahwa Pemilu DPR dan DPRD dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka dengan segala resikonya yakni sulitnya mengontrol tiap calon karena secara individu memiliki tujuan masing-masing. Karena itu, salah satu upayanya adalah seleksi di setiap parpol ketika mengajukan daftar calon ke KPU dan ini merupakan sebuah moral obligation

Terkait dengan parliamentari Threshold, ditentukan 3,5% dan awalnya berlaku secara nasional. Hal ini menurut Ilyas merupakan salah satu upaya melakukan penyederhanaan sistem kepartaian. Disatu sisi memiliki nilai agar tercipta sistem kepartaian yang bersifat nasional, namun di sisi lain berdampak bagi parpol yang memang memiliki basis terbatas di beberapa daerah. Dengan putusan MK Nomor 52/PUU/2012  menetapkan Parliamentari Threshold 3,5 % hanya berlaku untuk DPR RI.

Sementara itu, mengenai alokasi kursi, Agus, M.Si. menjelaskan bahwa alokasi kursi per Daerah Pemilihan untuk DPR RI dan DPRD tetap seperti pemilu sebelumnya,  yakni 3-10 untuk DPR RI dan 3-12 untuk DPRD.

Mengenai konversi suara, metode yg digunakan adalah quota murni. Metode ini sama persis dengan metode yg digunakan pada pemilu 2004 dengan segala persoalannya yakni belum menjawab derajat keadilan antara yang memperoleh suara signifikan dengan tidak, jelas Agus.

  • LALU AKSAR ANSHORI, SP
    Ketua KPU Prov NTB
  • YAN MARLI, M.MPd., M.Pd
    Anggota KPU
  • H. ILYAS SARBINI, SH., MH
    Anggota KPU
  • SUHARDI SOUD, SE
    Anggota KPU
  • HESTY RAHAYU, ST., MM
    Anggota KPU
 
  • MARS ANSORI WIJAYA
    SEKRETARIS KPU PROVINSI NTB
  • I MADE MERTA ARTA, SH., MH
    KEPALA BAGIAN PROGRAM, DATA ORGANISASI DAN SDM
  • BAIQ NELLY YUNIARTI, AP., M.Si
    KEPALA BAGIAN KEUANGAN, UMUM DAN LOGISTIK
  • H. SUHAILI, SH., MH
    KEPALA BAGIAN HUKUM, TEKNIS DAN HUPMAS
  • MUHAMMAD TAJUDDIN, S.Sos., MM
    KEPALA SUB BAGIAN TEKNIS DAN HUPMAS
  • KIAGUS NOVIAN PRIBADI, ST
    KEPALA SUB BAGIAN SDM
  • RIDWAN, S.Adm
    KEPALA SUB BAGIAN UMUM DAN LOGISTIK
  • NINING WAHYUNI, SE
    KEPALA SUB BAGIAN KEUANGAN
  • ARMIANI BASRI, S.SOS
    KEPALA SUB BAGIAN PROGRAM DAN DATA
  • BAIQ AGUSTINA TRESNADEWI, SH
    KEPALA SUB BAGIAN HUKUM
 
 

Polling PPID

Apakah Saudara Puas Dengan Layanan Keterbukaaan Informasi KPU Provinsi NTB : SANGAT PUAS, PUAS, CUKUP, PERLU DITINGKATKAN?

Sangat Puas
Puas
Cukup
Perlu Ditingkatkan

Hasil Polling Web

Sangat Puas 67%
Puas 33%
Cukup 0%
Perlu ditingkatkan 0%
 
Aplikasi Android PPID KPU Provinsi NTB
C1 PILEG 2014
C1 PILPRES 2014
Sidalih
E-PPID
E-JDIH
LOGISTIK
Pilkada 2015
website KPU Kota Mataram
KPU LOMBOK BARAT
KPU Lombok utara
KPU Lombok Tengah
KPU Lombok Timur
KPU Sumbawa Barat
KPU Sumbawa
KPU Dompu
KPU Kabupaten Bima
KPU Kota Bima