KPU NTB GELAR SOSIALISASI PENDAFTARAN PEMILIH

1Salah satu persoalan yang sering mengemuka dan sering menjadi sasaran kritik bahkan sering menjadi obyek sengkate pemilu di Mahkamah Konstitusi dalam setiap penyelenggaraan pemilu adalah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dalam setiap penyelenggaraan pemilu selalu saja berhembus informasi adanya penduduk yang belum terdaftar dalam DPT dan adanya pemilih ganda dalam DPT.

Faktor yang sangat mungkin menyebabkan tidak terdaftarnya wajib pilih dan adanya pemilih ganda dalam DPT antara lain : penyusunan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dan pelaksanaan pemutakhiran data pemilih yang kurang optimal, Sistem admisitrasi kependudukan yang belum sepenuhnya baik. Demikian dikatakan oleh ketua KPU Provinsi NTB, Fauzan Khalid ketika membuka kegiatan sosialisasi pendaftaran pemilih Pemilukada, kemarin.

Lebih jauh dikatakan bahwa DPT akan ditetapkan tanggal 22 Maret 2013. Namun dalam proses penetapan DPS menjadi DPT diharapkan partisipasi masyarakat untuk lebih proaktif menngawal proses pemutakhiran data pemilih, agar tidak lagi ada informasi yang beredar mengenai masih adanya pemilih yang tidak terdaftar dan adanya pemilih ganda.

Kami sangat mengharapkan dukungan seluruh komponen masyarakat agar terwujud DPT pemilkada 2013 yang berkualitas. kami juga akan menempel stiker disetiap rumah yang telah didata. Jadi tolong segera laporkan jika ada rumah yang belum tertempel stiker, pinta Fauzan Khalid.

Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi NTB Lalu Aksar Ansori, SP. mengatakan bahwa jumlah DP4 yang telah diserahkan oleh Gubernur NTB kepada KPU Provinsi NTB yaitu 3.916.928 jiwa dan DAK2 sebanyak 5.421.928 jiwa.

Saat ini, Dokumen DP4 baik dalam bentuk Hardcopy maupun softcopy sudah sudah berada di KPU Kab./Kota se NTB , dan sedang diproses menjadi data/daftar pemilih, yang selanjutnya akan dimutakhirkan menjadi Daftar Pemilih sementara (DPS), Daftar Pemilih sementara Hasil Perbaikan (DPSHP), dan terakhir akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada tanggal 22 Maret 2013, Jelas Aksar.

Dihadapan 100 orang peserta Sosialisasi yang terdiri dari Partai Politik, Ormas, BEM dan OSIS, ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU NTB, Drs. Darmansyah, M.Si. mengatakan bahwa sosialisasi pemilukada, akan dilaksanakan secara berkesinambungan dan bertingkat baik oleh KPU Provinsi NTB maupun KPU Kab./Kota.

KPU Provinsi mengalokasi anggaran untuk pelaksanaan sosialisasi di Kab/kota. Kamipun akan menggandeng Tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk melaksanakan sosialisasi pemilukada, dimana KPU provinsi akan menjadi narasumber sekaligus melakukan monitoring dan supervisi terhadap sosialisasi pemilukada yang dilaksanakan oleh Toga/Toma, jelas Darmansyah.

Berita

Pengumuman

No result...