KPU NTB KERAHKAN RELAWAN

Mataram (5/09/2013). Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB menggerakkan pasukan relawan menyosialisasikan pemilu 2014. Puluhan petugas disebar  di lima titik di Kota Mataram yakni, di perempatan Ampenan, perempatan Kantor Gubernur NTB, jalan Panca Usaha, MataramMall dan di perempatan Rembiga.

“Sosialisasi kami lakukan dengan membagikan leaflet kepada masyarakat terkait pemilu 2014, “ ujar Aksar Anshori kepada wartawan, kemarin.

Ada dua hal yang ditekankan KPU, yakni daftar pemilih dan sosialisasi calon anggota legislative yang terdaftar  dalam Daftar Calon Tetap (DCT). Diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal calon anggota legislatif yang sudah terdaftar dalam DCT. Termasuk agar masyarakat proaktof mengidentifikasi namanya dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Jika ternyata ada masyarakat yang merasa namanya belum terdaftar dalam DPS dapat melapor langsung ke KPU.

Sosialisasi itu juga melibatkan sejumlah relawan dari Fakultas Hukum Universitas Mataram. Mereka terbagi dalam lima tim yang masing-masing terdiri atas 12 orang. Diharapakan dengan sosialisasi tersebut masyarakat dapat lebih antusias dalam menghadapi pemilu 2014 mendatang. “ Ini sebagai upaya menciptakan pemilih cerdas jelang pemilu 2014 mendatang,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, KPU juga sejak lama sudah mulai menyosialisasikan pentingnya pemilu 2014 termasuk mengingatkan masyarakat untuk terus mengontrol proses persiapan menjelang pemilu 204. KPU bahkan melibatkan sejumlah media massa baik cetak maupun elektronik untuk memaksimalkan sosialisasi tersebut.

Sekitar 5000 leaflet yang disebar KPU dalam sosialisasi yang berlangsung kemarin. Lebih lanjut Aksar mengatakan sosialisasi itu merupakan bagian dari keseriusan KPU dalam menyiapan pemilu 2014. Diharapkan dengan sosialisasi itu masyarakat lebih antusias dalam mengikuti pemilu 2014. Masyarakat juga diimbau untuk datang ke tempat pemungutan suara guna memberikan hak suaranya.

Wahyu, pengguna jalan yang menerima leaflet dari petugas KPU mengatakan sosialisasi tersebut harus dilakukan secara simultan dan terarah. Terlebih masih banyak masyarakat yang bermukim di pelosok desa belum tersentuh sosialisasi KPU terkait pemilu 2014. “ KPU perlu proaktif dalam menyosialisasikan pemilu 2014 terutama kepada masyarakat di desa,” ungkap Wahyu.

Berita

Pengumuman

No result...